Pages

Fisioterapi

Gelar Lulusan
Sarjana Kesehatan (S.Kes.)
Lama Studi
8 Semester (4 Tahun)
Lokasi
Kampus Utama

Program Studi Fisioterapi di Fakultas Kesehatan dan Teknik Universitas Bandung akan mengembangkan, memelihara dan memulihkan gerak dan fungsi tubuh dengan menggunakan penanganan secara manual dan peningkatan gerak, (fisik, elektroterapeutis dan mekanis) melalui pelatihan fungsi bagi penyakit paru-paru dan cedera akibat olahraga

 

Visi

Menjadi program studi fisioterapi khususnya musculoskeletal dan neurologi yang transformatif, unggul dalam pengembangan keilmuan, pelayanan, pengabdian kepada masyarakat, serta meluluskan fisioterapis pada tahun 2027

 

 Misi

  • Menyelenggarakan program pendidikan Sarjana Fisioterapi yang bermutu, unggul, serta berintegritas.
  • Melaksanakan penelitian khususnya di bidang fisioterapi musculoskeletal dan neurologi yang unggul bertaraf nasional untuk menunjang pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini.
  • Melaksanakan pengabdian masyarakat yang inovatif khususnya di bidang fisioterapi musculoskeletal dan neurologi untuk pembangunan kesehatan di tingkat nasional.
  • Menyelenggarakan tata kelola program studi yang kredibel, transparan, akuntabel, tanggung jawab, adil dan integritas.
  • Mengembangkan jejaring dan kemitraan dengan berbagai pihak yang berskala nasional.
 
 
Profil Lulusan
  • Pengajar Bidang Ilmu Fisioterapi.

    Lulusan yang memiliki kemampuan mentransformasikan pengetahuan tentang konsep dasar, prinsip, dan teori yang berkaitan dengan bidang Ilmu Fisioterapi dengan memperhatikan aspek kognitif, psikomotorik, dan afektif.

  • Manajerial

    Lulusan yang memiliki kemampuan memimpin, mengelola membuat keputusan, berinovasi serta menyelesaikan masalah dalam suatu lembaga atau institusi kesehatan.

  • Peneliti

    Lulusan yang mampu melakukan riset dengan memanfaatkan IPTEKS kemudian mengetahui dan menerapkan implikasi dari hasil penelitian dalam bidang Ilmu Fisioterapi.

  • Komunikator

    Lulusan yang memiliki kemampuan dan keterampilan tentang komunikasi terapeutik sebagai bagian tindakan promotif maupun preventif.

  • Konsultan

    Lulusan yang memiliki kemampuan memberikan solusi pemecahan kasus pada cedera olahraga maupun masalah kesehatan lainnya yang dihadapi oleh masyarakat baik secara individu maupun kelompok (komunitas) pada kondisi normal maupun kondisi yang berubah.

Komentar